Dampak Kepariwisataan Terhadap Erosi Di Kawasan Wisata Kaliurang

Kegiatan kepariwisataan akhir-akhir ini banyak mendapat sorotan, baik sebagai alternatif pengelolaan hutan yang berbasis non timber yang lebih ramah terhadap lingkungan juga karena adanya dampak yang ditimbulkan akibat dari kegiatan kepariwisataan tersebut. Dampak tersebut dapat berupa dampak positif maupun dampak negatif, baik pada sisi biofisik kawasan maupun pada keadaan sosial ekonomi masyarakat. Penelitian ini membahas tentang dampak kepariwisataan terhadap erosi di Kawasan Wisata Kaliurang.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari tingkat erosi pada masing-masing obyek wisata di Kawasan Wisata Kaliurang, mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi erosi pada kawasan wisata Kaliurang serta mengetahui karakteristik pengunjung (sifat kedatangan dan aktivitas wisatawan) di Kawasan Wisata Kaliurang.

Pendugaan besarnya erosi yang terjadi diperoleh dari penaksiran nilai erosi yang terjadi pada masing-masing obyek wisata: Hutan Alam, Taman Bermain Anak, Taman Wisata Alam dan Camping ground Kali Kuning dengan menggunakan Persamaan Umum Kehilangan Tanah atau Universal Soil Loss Equation (USLE). Penentuan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap erosi dilakukan dengan menggunakan analisis korelasi antara faktor-faktor yang diduga mempengaruhi erosi di Kaliurang seperti: erosivitas hujan, erodibilitas tanah, kemiringan lereng, vegetasi dan tindakan konservasi tanah.

Dari hasil perhitungan dan analisis dapat diketahui bahwa dampak kepariwisataan berpengaruh nyata terhadap erosi pada Taman Bermain Anak, Hutan Wisata 1 dan Camping Ground Kali Kuning, kecuali pada Taman Wisata 2, karena erosi yang terjadi tidak berbeda nyata dengan erosi pada hutan alam yang bertindak sebagai kontrol. Dari hasil analisis korelasi diketahui bahwa faktor erosivitas hujan, erodibilitas tanah, kemiringan lereng, vegetasi dan tindakan konservasi tanah berpengaruh nyata terhadap erosi. Sementara itu, karakteristik wisatawan yang mempengarui erosi adalah sifat kedatangan dan aktivitas wisatawan selama melakukan kegiatan wisata di Kaliurang.

Sofiudin Nurmansyah (2003)
Universitas Gadjah Mada – Kehutanan