Mestinya…..

Mestinya kau disini….

Diam manis dipelukku…
Memeluk erat tubuhku…
Ketika ku cium mesra keningmu…
Lalu menikmati tarian bibirmu….

Mestinya kudisini…..
Memberi kesejukan hati dengan manik – manik hati

Mestinya kau disini…
Mengagungkan sebuah janji….
Tuk hidup semati..
Tuk saling mengerti..
dan tak menyakiti…..
Mestinya kau disini kasih..

3 Replies to “Mestinya…..”

  1. mestinya ……. kau tidak perlu bersedih
    mestinya ……. kau menyadari bahwa kau masuk fase kehidupan yang lain
    mestinya ……. kau menjadi orang yang bersyukur
    mestinya ……. kau merasa nyaman dengan sahabat-sahabat di sekitarmu
    mestinya ……. tiap detik menjadi berharga
    mestinya ……. kau sadar betapa hidupmu berarti bagi orang lain

    from : Me

  2. mestinya ……. gw tidak perlu bersedih
    mestinya ……. gw menyadari bahwa gw masuk fase kehidupan yang lain
    mestinya ……. gw menjadi orang yang bersyukur
    mestinya ……. gw merasa nyaman dengan sahabat-sahabat di sekitar gw
    mestinya ……. tiap detik menjadi berharga
    mestinya ……. gw sadar betapa hidupmu berarti bagi orang lain

    Tapi gw cuma manusia biasa bukan anak seorang dewa kan?
    Tapi gw juga berusaha untuk hidup menjadi lebih berguna….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *