To My Son, Sorry Because Your Daddy Very Busy

Bojonegoro Pagi kemarin aku hanya bisa bertemu dengan anak-ku sebentar sekali, selesai rapat di Surabaya aku sengaja pulang ke rumah untuk tidur semalam, walau aku menyadar mungkin aku tidak bisa beristirahat banyak dirumah karena hari Jumat & Sabtu aku masih harus masuk kerja di Bojonegoro.

Hal yang paling membuat aku sedih adalah aku hanya bisa menggendong anakku sekitar 5 menit sebelum aku berangkat, karena malam itu aku terkena flue berat sehingga aku harus menjauh dari anakku dari pada tertular flue juga.

Sepanjang perjalanan Surabaya – Bojonegoro aku sangat merasa sedih sekali, seperti inikah rasanya kerja jauh dari keluarga, bahkan ketika aku mencoba untuk menggendongnya aku merasakan segala rasa capek yang aku rasakan lansung hilang.

Kadang aku berfikir, benar juga apa yang dikatakan oleh senior-seniorku bahwa kadang didalam hati ada rasa bersalah jika kita harus jauh dari anak, tapi memang tidak ada pilihan, proses promosi dan mutasi di perusahaan dimana aku bekerja memang seperti ini, hem ….

Aku hanya bisa berdoa semoga segenap keluarga besarku juga bisa memaklumi akan pekerjaanku, begitu juga anak, “ayah sangat mencintaimu dan selalu berdoa untukmu nak”.