Menyambut 17 Agustus

Surabaya – Seperti biasa bangsaku memperingati hari kemerdekaan setiap tanggal 17 Agustus, tanpa terasa sudah 62 tahun negeri ini merdeka dari penjajah yang konon menurut cerita sejarah di jajah oleh Belanda & Jepang.

62 tahun Indonesia merdeka? kadang kalau aku baca di jalan-jalan di Surabaya begitu aku merasa sedih sekali, karena sudah 62 tahun bangsa ini merdeka tapi belum begitu banyak yang dapat dilakukan untuk rakyaknya, kemiskinan, pengangguran, kekurangan gizi, anak jalanan, dan masih banyak lagi cermin negeri ini yang kadang aku membuat mengelus data.

Begitu banyak sarjana S1, S2, S3 atau bahkan profesor yang berasal dari negeri ini, tapi mereka seolah tak bisa berbuat apa-apa dengan negeri ini, disepanjang jalan-jalan di Surabaya aku masih banyak melihat orang-orang yang belum merdeka seutuhnya. Masih banyak mereka yang meminta-minta, anak jalanan yang kurang gizi dan masih banyak lagi.

Secara definisi memang bangsa ini sudah terlepas dari penjajah, tapi bukan berarti sudah merdeka. Harga 10 kebutahan pokok (sembako) semakin tinggi, biaya pendidikan semakin tinggi, harga BBM semakin tinggi, kesehatan masyarakat semakin menurun, lantas apa yang dilakukan oleh generasi-generasi bangsa Indonesia semala 60 tahun?

Mungkin juga aku termasuk orang yang salah yang tidak dapat berbuat banyak untuk negeri ini, salah didik dan salah asuhan itulah yang tepat untuk diriku sendiri yang sampai dengan saat ini belum bisa berbaut banyak untuk negeri ini yang sudah berumur 62 tahun.

Malam ini aku hanya bisa bilang “Baik – Jelek itulah bangsaku yang bisa aku banggakan di dunia ini”. Sekali merdeka tetap merdeka bukan?…..

avatar
  Subscribe  
Notify of