Saur Pakai Roti…? Why Not?

Surabaya – Mungkin sudah menjadi kebiasaanku tidak saur dengan nasi dan hanya dengan roti yang aku beli di Indomart ketika habis sahalat tarawih, kebetulan dekat kos ada minimarket Indomart dan Alfamart. Paling suka aku dengan roti rasa strowberri, karena rasanya sulit untuk aku ceritakan, em…. dibandingkan dengan rasa keju yang sedikit asin.

Bangun jam 3.00 biasanya langsung santap roti (cukup 1) dan banyak minum air putih. BTW aku bangun selalu dibantu dengan alarm di HP ku yang selalu aku bunyikan jam 3 pagi.

Selesai makan roti biadanya aku nunggu sampai shalat subuh baru tidur, tapi kalau mata sudah tidak kua aku tidur dengan membunyikan alarm jam 5 pagi.

Selama puasa ini aku berangkan ke kantor agak siang, karena kantorku buka jam 8 pagi dan pulang jam 14 sore, tapi aku tidak pernah pulang jam 14 sore karena di kos terasa panas sementara di kantor agak lumayan dingin dan ada internet he he he, kalau pas puasakan enak mainan internet sampai dengan buka.

Kembali ke ROTI. Aku sempat berpikir kalau aku harus memperbaiki sifatku yang hanya bisa saur menggunakan roti, kadang aku mikir roti gizinya minim bener, padahal aku butuh serat, protein, dll untuk tubuhku selama puasa.

Tadi malam aku coba sauh pakai nasi padang dan ternyata aku lemes sekali hari ini, mungkin karena aku kekanyangan sauhnya……