Gak Pantas Kerja di Perhutani? Masak Sih?…..

Surabaya – Judul diatas aku tulis karena sudah 2 orang yang bilang sama aku langsung bahwa aku gak pantas kerja di Perum Perhutani, tapi pantasnya jadi artis sinetron (weleh-weleh wong aku iki ora cakep babar blas….). Dua orang yang sudah berkomentar itu adalah Mbak Titin Biro Ren dan Kang Manto Insar, padahal aku jadi orang gak suka dandan, gak suka ke salon untuk perawatan, bukan fotogenik/kameragenik, dan aku menilai diriku biasa-biasa saja dan aku merasa geli ketika ada orang yang komentar terhadap diriku “…. gak pantas kerja di Perhutani dan pantesnya jadi artis…..“.

Pertama kali yang bilang kalau aku gak pantas kerja di Perhutani Mbak Titin Biro Ren Malang ketika ada rapat di Batu Malang di Hotel Asida, disana Mbak Titin bilang “…. kalau aku terlalu cantik sebagai cowok dan gak pantas kerja di Perhutani….“, aku cuma senyum kecut aja sih dengat komentar Mbak Titin. Kemudian kemarin Kang Manto Insar datang ke ruanganku dan berkomentar sama “…. mas gak pantes kerja di Perhutani, pantesnya jadi artis sinetron….“, weleh-weleh kok bisa komentar seperti ini, emang kalau aku jadi artis sinetron aku cocok jadi peran apa? ….. kali yang paling cocok jadi apa ya?…… jadi pegawai Perhutani aja ha ha ha.

Kadang aku bertanya pada diriku sendiri, ada apa dengan model dandanku, potongan rambutku dan face mukaku sehingga banyak orang di kantor yang bilang seperti itu, kurang tahulah yang penting aku jalani semua dengan enjoy aja, yang jelas aku masih menggap semua yang ada pada diriku biasa saja, aku tidak punya tato, aku tidak pakai tindik di hidung atau telinga, aku cuma pakai kalung aja.

…… banyak juga orang yang bilang kalau face mukaku cantik, padahal aku cowok tulen, weleh ini memang agak lucu, aku punya pengalaman yang menggelikan karena ada beberapa orang yang menilai aku itu cantik. Dulu ketika tahun 2000-2003 rambutku panjang, dan ketika aju dijalan atau naik angkot banyak yang manggil aku mbak dari belakang dan beberapa kali aku terkejut ternyata panggilan itu memanggil aku, kadang kalau itu terjadi aku hanya bisa senyum kecut aja…….

Tapi yang jelas semua harus disyukuri aja, ini kan anugrah yang diberikan Allah ke aku walau masih banyak kekurang yang ada pada diriku yang sulit sekali aku dijelaskan.