Nyate Kambing Bareng Teman-Teman

Yogyakarta – Kemarin sore Bongky datang ke LKPK dengan membawa daging kambing hasil kurban, wah lumayan banyak daging yang dibawa cukup deh kalau cuma dimakan orang 6. Semua peralatan sate sudah lengkap, kurang tahu Nawari dapat dari mana yang jelas tusuk sate, tempat pembakaran sate dan arang sudah siap, sekitar jam 5 sore aku, Uyung, Nawari dan Bongky mulai beraksi, aku dan Nawari kebagian tukang bakar (bagian finishing), Uyung dan Bongky kebagian tukang tusuk (bagian produksi).

Entar dapat berapa tusuk, yang jelas aku sama Nawari sampai kewalahan membakarnya dan hasilnya ya lumayan lah dari pada gak ada, kata Dewi “gak ada kecap yang gak nomor 1” maksudnya memuja hasil karya sendiri. Sekitar jam 6.30 sore semua baru selesai dan sate siap dimakan, berhubung bingung mau dimakan dengan apa, akhirnya Uyung punya ide kalau sate dimakan dengan sambal nasi padang, alhasil Uyunh dan Bongki beli nasi padang 6 bungkus.

picture0041.jpg

Tetap seperti apa yang dikatakan Dewi itu ya sate karya sendiri tetep aja enak wong tidak ada saiangannya he he he.

Sate-pun disantap bareng-bareng dan dalam 30 menit semua habis, maklum sehari baru maka satu kali ……… tapi memang enak sih sate-nya buktinya pada gak ada yang sakit perut he he he he.