Pantomim Bahaya HIV-AIDS & Narkoba

On the Sancaka Train – Pagi hari tanggal 10 Januari 2008 kemarin aku melakukan perjalanan ke Jogja dengan kereta Sacaka pagi yang berangkat dari stasiun Gubeng jam 7.10, kebetulan aku dapat duduk di gerbong bisnis 2 kursi nomor 1 A.

Ketika perjalanan sekitar di Mojokerto ada aksi yang dilakukan oleh mahasisa Univeritas Negeri Surabaya (UNESA) jurusan Sendratasik berupa pantomim yang bertema “Awas Bahaya HIV-AIDS dan Narkoba”. Pada saat itu aku cukup berfikir apa-apaan ini karena waktu itu aku lelah dan ngantuk sekali, aku melihat banyak mahasiswa menggunakan celana dan baju hitam dengan ekspresi seperti layaknya pengidap HIV-AIDS atau orang yang kecanduan narkoba.

Pakaian yang digunakan cukup menarik perhatian karena semua serba hitam, kaus kaki putih dan menggunakan bedak warna putih serta dihiasi macam-macam layaknya badut dipermainan anak.

Waktu itu aku sempat dikasih pita warna merah, aku kurang tahu mengapa pita warna merah? Dewi-pun waktu itu tidak tahu mengapa harus pita warna merah, kenapa tidak pink?

Karena sangkin penasarannya aku coba untuk foto menggunakan webcam yang ada di laptop dan hasilnya seperti ini:6picture0066.jpg