Seberapa Banyak SIM CARD-mu?

Surabaya – Setelah nulis tentang HP-ku yang aku usilin, akhirnya aku ingin menulis seberapa banyak SIM CARD yang aku punyai dan apa alasan aku memilihnya. Kalau tidak salah sampai dengan saat ini aku memiliki 4 SIM CARD ada Telkomsel (halo), XL (bebas), Three (3), dan Fren. Lantas kenapa aku memilihnya?

Telkomsel (halo hybrid)

Untuk telkomsel aku memilih halo hybrid, kenapa? nomor hallo masih 11 digit sementara kalau nomor simpati biasa nomornya suda h mencapai 12/13 digit dan tentu kepanjangan bukan. Hal lain yang menarik ketika aku ditawari nomor halo hybrid adalah selain nomor cantik (0811*******) dengan 11 digit, nomor halo hybrid-ku kalau dijumlah 0+8+1+1+*+*+*+*+*+*+* = 36; 3+6 = 9; sehingga total jumlah nomor kalau dijumlah adalah 9 (menurutku nomor cantik) meskipun nomornya juga memang cantik sih.

Selain alasan nomor cantik, dengan menggunakan halo hybrid aku mendapatkan sms gratis sebanyak 100 sms setiap bulan untuk semua operator, tawaran menarik bukan untuk orang yang jarang telpon dan banyak menggunakan sms seperti aku ini. Selain 100 sms gratis halo hybrid bisa diisi ulang dengan voucher isi ulang biasa, tapi berdasarkan pengalamanku hanya bisa dilakukan pengisian melalui ATM atau internet banking (aku menggunakan BCA dan klikbaca.com), jadi meskipun limit pulsa sudah habis aku tetap bisa menggunakan dengan mengisi voucher isi ulang biasa.

Kelemahan halo hybrid adalah :

  1. Batas limit ditentukan oleh telkomsel
  2. Isi ulang minimal Rp. 50.000,-
  3. Ketika sms menggunakan voucher isi ulang biaya per sms-nya adalah Rp. 350,-
  4. Tidak bisa didaftarkan ke simpati pede, sehingga halo hybrid tidak bisa menikmati murahnya tarif telpon Rp. 0,5,- per menit.

XL (bebas)

Awal menggunakan XL sekitar tahun 2004, waktu itu masih booming-nya nomor Jempol dengan sms gratis setiap hari 100 sms untuk sesama Jempol, bahkan sampai sebelum aku migrasi ke Bebas jempol masih menerapkan sms murah antara jam 22.00 – 10.00 dengan biaya per sms Rp. 45,-. Tapi telpon menggunakan Jempol masih teramat mahal sehingga aku memilih untuk migrasi ke Bebas sekitar bulan November 2007 kemarin.

Dengan bebas memang bisa dibilang lebih murah, dengan menggunakan isi ulang bebas extra aku bisa menikmati layanan sms gratis untuk sesama XL dan telpon murah hanya sekitar Rp. 4.000,- per jam untuk sesama XL, tentunya ini adalah layanan yang mengiurkan bukan.

Kekurangan XL adalah:

  1. Jaringan masih terbatas pada beberapa kota besar saja, untuk kecamatan atau bahkan desa masih sangat lemah.
  2. Tidak tersedia layanan bebas extra yang dibeli dari ATM atau internet banking.

Three (3)

Three (red 3) adalah operator baru di Indonesia, aku juga memiliki nomor 3 sekitar 6 bulan ini, aku memilih nomor 3 karena nomornya cantik waktu itu (08993322***), selain nomornya cantik (menurutku) 3 juga termasuk murah dalam sms, banyangkan sms untuk semua operator hanya Rp. 100,- + PPN 10% atau sekitar Rp. 110,- per sms, padahal operator lain masih sekitar Rp. 300,-.

Kekurangan jaringan 3 adalah:

  1. Jaringan masih baru dan sering mendapat masalah, misal sms jarang sampai atau telat.
  2. Jaringan masih terbatas pada kota-kota besar saja, sementara untuk daerah pinggir kota masih jelek sinyalnya.
  3. Isi ulang jarang ada yang jualan.

Fren

Fren adalah operator CDMA pertama yang aku miliki, dengan Fren aku banyak sekali kebantu dengan telpon murahnya. Jaringan Fren juga sudah lumayan bagus bahkan hampir setiap aku kelapangan sinyal Fren masih aku dapatkan dengan HP CMDA-ku yang jelek, bayangkan telpon 1 jam hanya Rp. 1.500,- dimanapun dan kapanpun. Apalagi sebagian besar teman kantor memiliki Fren jadi komunikasi terasa sangat murah sekali dengan adanya tarif Fren Rp. 1.500,- / jam.

Kelemahan Fren adalah :

  1. Telpon sering putus, sehingga pengguna merasa dirugikan, kenapa bisa rugi? menit 1 s.d 2 menghabiskan biaya Rp. 1.200,- sementara menit ke 3 s.d 59 hanya hanya menghabiskan Rp. 300,-, bagaimanan kalau menit ke 10 putus? rugikan..?
  2. SMS malah sekali, sekali sms biayanya Rp. 385,- dengan rincian biaya sms Rp. 350 + PPN 10% jadi total Rp. 385,-

Dari seluruh operator seluler yang ada di Indonesia yang belum aku miliki adalah Indosat, Sampoerna Telecom dan Smart Telecom, suatu saat nanti deh aku coba tapi harus punya HP lagi dong.

avatar
6 Comment threads
0 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
4 Comment authors
Joko Sbayu permadiJoko Sbayu permadi Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest
Notify of
bayu permadi
Guest

gw mau mengadukan….
gw mhn aktifin lg ath sim card gw….?
cman gara-gara slh puk dong…
gw mhn tlng d aktifin lg yah…?
ni num gw: 08998595564

bayu permadi
Guest

gw mhn skrng ath aktif sim card gw lg….?
gw mhn bngt….
se cepat.a yah…?

Wah ini kayaknya salah masuk nih … tapi gak apa-2 salam kenal aja.
ESN+

bayu permadi
Guest

gw mau mengadukan….
gw mhn aktifin lg ath sim card gw….?
cman gara-gara slh puk dong…
gw mhn tlng d aktifin lg yah…?
ni num gw: 08998595564

bayu permadi
Guest

gw mhn skrng ath aktif sim card gw lg….?
gw mhn bngt….
se cepat.a yah…?

Wah ini kayaknya salah masuk nih … tapi gak apa-2 salam kenal aja.
ESN+

Joko S
Guest
Joko S

Salam kenal mas Sofiudin,thanks atas sharingnya…Saya pake Telkomsel {halo 10digit n 12 digit (2) As (2) Simpati (2) buntut sama 8-9 digit terakhir [30-101.101 ma 3030 1977 ]} ; IM3 (ekor 101.101 juga) ; XL ( bebas ekor 101.101 &xplor 10 digit) ; Tri (2) ekor 1977 Axis-1010; Nomor CDMA Flexi (3)ekor 101 ; 1001001 & 1001000 ; StarOne (3) ekor 1000101 ; 1001101 ; 999123; Esia (91111991) Fren (101001); Smart (20002)

Joko S
Guest
Joko S

Salam kenal mas Sofiudin,thanks atas sharingnya…Saya pake Telkomsel {halo 10digit n 12 digit (2) As (2) Simpati (2) buntut sama 8-9 digit terakhir [30-101.101 ma 3030 1977 ]} ; IM3 (ekor 101.101 juga) ; XL ( bebas ekor 101.101 &xplor 10 digit) ; Tri (2) ekor 1977 Axis-1010; Nomor CDMA Flexi (3)ekor 101 ; 1001001 & 1001000 ; StarOne (3) ekor 1000101 ; 1001101 ; 999123; Esia (91111991) Fren (101001); Smart (20002)