Lontong Kupang Menurutku?

Surabaya – Kupang lontong merupakan makan khas Surabaya dan sekitanya dan pasangan memakan lontong kupang ini adalah es degan hijau yang konon menurut cerita teman-teman jika kupan ada racunnya akan ditawarkan oleh air kelapa hijau yang diminum.

Mengapa disebut lontong kupang karena bahan yang digunakan adalah hewan laut kupang (hewan kecil seperti kerang) yang bentuknya kecil-kecil dengan panjang sekitar 0.5 cm dengar warna agak hijau muda.

Awal aku mendengar “lontong kupang” ketika aku main ke pantai Kenjeran dan ketika aku jalan-jalan diantara pegadang makanan itu banyak pedagang yang menawarkan lontong kupang, akupun merasa aneh dengan namanya karena baru pertama kali ini aku mendengar, maklum waktu itu aku baru sekitar 8 bulan tinggal di Surabaya dan baru kemarin malam aku mencoba makan lontong kupang di pasar Kraton Pasuruan.

Setelah pesan 1 lontong kupan dan degan tanpa es aku coba melahap hidangan yang selama ini aku penasaran dan setelah mengicipi aku kecewa bener, mungkin karena aku tidak suka dengan kerang dan kawan-kawanya sehingga ketika aku makan lontong kupang sulit rasanya untuk menghabiskan, kata teman-teman lontong kupan rasanya enak, tapi aku belum bisa menilai bahwa lontong kupang itu enak, apa mungkin karena lidahku adalah lidah Jogja sehingga sulit untuk menerima masakan khas Jawa Timur.

Mungkin itulah ceritaku tentang lontong kupang yang baru aku makan kemarin malam, sulit untuk membayangkan bagaimana rasanya, rasanya biasa saja hanya rasa kuahnya mirip dengan rasa empek-empek atau tekwan.