Nyidam Durian Gak Kesampaian

Yogyakarta – Hari Sabtu kemarin (22 Maret 2008) hampir seharian aku jalan-jalan sama Via, pertama sih jalan-jalan tanpa tujuan, kemudian setelah makan soto di halaman Paku Alam Yogyakarta kemudian ada ide untuk mencari Durian (latin: Durio zibethinus, Jawa: Duren), tapi sama sekali aku tidak menemukan penjual durian, padahal tahun lalu pada musim-musim durian seperti sekarang ini banyak ditemui dengan mudah pedagang durian di sudut-sudut kota Jogja seperti Kota Baru, Komplek UGM, Jalan Kaliurang Km 7-8, dan TVRI.

Tempat pertama yang aku tuju adalah Komplek Kota Baru, biasanya di dekat STIES banyak sekali pedagang kaki lima (PKL) durian mangkal disana, tapi kurang tahu mengapa kemarin sama sekali tidak aku temui pedagang durian disana. Perjalanan diteruskan ke Komplek UGM, disepanjang Jalan Kaliurang yang membelah UGM biasanya banyak ditemui penjual durian, lagi-lagi disana aku tidak menemukan penjual durian.

Pencarian akhirnya berhenti sejenak untuk menikmati Soup Buah yang ada di Boulevard UGM, rasanya cukup enak karena sudah lama aku tidak membeli soup buah. Harganyapun lumayan murah hanya Rp. 3.000,- per mangkuk.

Perjalanan diteruskan ke Jalan Kaliurang Km 7 & 8, biasanya setelah pasar Kolombo Jakal km 7 banyak sekali dijumpai pedagang durian, tapi sampai di km 8 aku sama sekali tidak melihat ada pedagang durian disana. Akhirnya hanya kekecewaan yang ada, aku lihat bensin mobil sudah tinggal 1 strip berarti aku sudah berjalan sangat jauh hari ini.

Sambil pulang akhirnya nyidam durian selama 2 minggu ini tidak terpenuhi juga di Jogja, “em… mungkin kita harus nyari di Surabaya aja Via….” itulah perkataanku ketika aku diantar Via pulang ke Jombor Baru.