To Deny Rusdianto “Awali Semua Dengan Indah”

Surabaya – Barusan aku dapat SMS dari Deny (Deny Rusdianto) yang pamitan akan pergi ke Kabupaten Wakatobi Sulawesi Tenggara tetapnya di Taman Nasional Wakatobi dimana Deny akan mulai mengabdi pada negara sebagai PNS di Taman Nasional Wakatobi. Sayang sms datangnya telat karena Deny sms ke nomor XL sementara nomorku yang aktif halo, sehingga aku tidak bisa langsung membalasnya, padahal sms dikirim jam 06.30 pagi.

deny_rusdianto.gifDalam sms Deny bilang kalau akan take off jam 15.00 dari Bandara Internasioanl Juanda Surabaya, tapi kurang tahu menuju kota mana, Makassar atau langsung ke Kendari, karena perjalanan untuk mencapai Taman Nasional Wakatobi butuh perjalanan laut sekitar 12 jam dari Kendari.

Deny yang aku kenal.

Awal perkenalanku ketika aku pulang kuliah di tahun 1998, waktu itu aku pulang jalan kaki dan aku mendengar Deny berasal dari Banyuwangi dan akupun menanyakan langsung kepada Deny apakah benar berasal dari Banyuwangi dan ternyata benar. Persahabatanku dimulai dari perkenalan singkat itu karena sebenarnya aku juga masih memiliki darah Banyuwangi (Bapak & Ibuku orang Banyuwangi).

Deny kuliah di Jurusan Manajemen Hutan UGM, walau berbeda jurusan denganku tapi persahabatanku berjalan dengan baik. Praktek Umum Luar Jawa-pun aku satu kelompok dengan Deny, waktu itu kita berangkat ke Riau yang kemudian dialihkan ke Padangsidumpuan Sumatera Utara berlima, aku, Deny, Untung, Aldo dan Agus. Dalam berorganisasipun aku dan Deny pernah aktif di Pengurus Pusat Sylva Indonesia (kalau tidak salah dari tahun 2002-2005; “lupa aku…“), sampai sekarang juga aku, Deny, Mamat dan Uyung menjadi moderator milis alumni Fakultas Kehutanan UGM Forestgam.

Deny orangnya tegas dan jujur itulah yang aku tahu dari seorang Deny, akupun pernah tinggal satu kos dengan Deny di Karangwuni H-10, banyak ide-ide muncul dari pikiran kreatif Deny mulai dari hal yang sepele sampai ke hal yang rumit, bahkan ketika terjadi Gempa Jogja banyak pikiran dan tenaga Deny yang dicurahkan untuk meringankan beban korban di Bantul. Deny termasuk orang yang bisa diterima hampir disemua kalangan.

Kini Deny sudah tidak tinggal di Jawa lagi, ya jauh ada di ujung Tenggara Provinsi Sulawesi Tenggara, tapi aku yakin itu adalah awal perjuangan untuk mencapai kesuksesan Deny. Jangan pernah berhenti berkarya untuk menjadi lebih baik, semoga suatu saat kita bisa bersama lagi untuk berbagi dan diskusi. “Bagaimana kalau kamu jadi Menteri Kehutanan Den, dan aku Dirut Perum Perhutani …. he he he , amin ….“.

O ya ada yang lupa, Taman Nasional Wakatobi itukan taman nasional perairan “ngomong-ngomong Deny udah bisa renang gak ya?”, karena beberapa minggu yang lalu Deny sempat bilang mau kursus renang di UNY Yogyakarta.

Doaku untukmu Den….. semoga sukses, dan reuni di Makassar kayaknya ada peluang gak ya?, trus kalau dapat istri orang wakatobi jangan lupa dikenalin biar dilakukan uji kelayakan dulu he he …