Salah Satu Penyebab Kerusakan DAS di Jawa Timur

_thumblogo_paper-jatim.JPGSurabaya – DAS (Daerah Aliran Sungai) adalah wilayah daratan yang dibatasi oleh pemisah topografis berupa punggung bukit yang menerima air hujan dan mengalirkannya ke hilir dan bermuara ke laut. Di Jawa Timur terdapat 3 DAS besar yaitu DAS Solo, DAS Brantas dan DAS Sampeyan Madura, DAS Solo merupakan DAS yang wilayahnya terletak sebagian di Jawa Tengah karena DAS Solo berhulu di Kabupaten Wonogiri.

Banjir, tanah longsor dan bencana lainnya terjadi akibat buruknya pengelolaan DAS yang ada selain terjadinya illegal loging pasca reformasi (1998-2003), di Jawa Timur total luas hutan sekitar 1.3 juta Ha atau sekitar 28% dari luas daratan Jawa Timur. Dari 1.3 juta Ha tersebut terdiri 800 ribu Ha adalah hutan produksi dan sisanya adalah kawasan hutan lindung, taman nasional, dan kawasan konservasi lainnya. Jika luas hutan di Jawa Timur hanya 28% dari luas total berarti ada 72% kawasan diluar kawasan hutan di Jawa Timur yang perlu mendapat perhatian dalam pengelolaan, dan 72% tersebut adalah kawasan diluar hutan atau kawasan yang dikuasi oleh masyarakat (hutan bukan milik negara), secara aturan minimal luas kawasan hutan pada suatu wilayah adalah 30%.

Dalam pengelolaan DAS di Jawa Timur sebenarnya tidak terjadi tumpang-tindih dalam pengelolaan, hanya saja antar instansi yang bertanggung jawab terhadap kawasan yang dikelola seperti Perum Perhutani, Balai Taman Nasional, Dinas Kehutanan Propinsi/Kabupaten/Kota tidak memiliki persepsi yang sama dalam pengelolaan (kurangnya koordinasi antar instansi), harusnya dalam melakukan pengelolaan DAS perlu dilakukan koordinasi antar instansi yang memiliki kawasan pada DAS tersebut, jadi tidak terkesan program berjalan sendiri-sendiri pada setiap instansi dan kenyataan ini adalah yang terjadi saat ini.

Koordinator dan koordinasi adalah kunci keberhasilan dalam pengelolaan DAS, kenapa butuh koordinator? karena dalam satu DAS terdapat beberapa instansi yang memiliki program yang berbeda sehingga perlu dilakukan koordinasi program agar dalam pelaksanaan program dapat berjalan selaras dengan instansi lainnya, sehingga program dalam berjalan dengan efektif dan efisien.

Siapa yang paling cocok menjadi koordinator dalam pengelolaan DAS? sosok yang paling cocok adalah sosok yang memiliki kekuatan (power) di daerah, jadi untuk Jawa Timur yang paling cocok sebagai koordinator adalah Gubernur, karena gubernur adalah yang memiliki kekuasan/jabatan tertinggi secara administratif di Jawa Timur.

Banyak orang mengatakan bahwa yang menyebabkan kerusakan DAS adalah kerusakan hutan, jujur pendapat ini sebenarnya aku tidak setuju sama sekali. Dalam DAS terdapat 2 kawasan yaitu kawasan hutan (hutan yang dikuasi oleh pemerintah) dan kawasan di luar hutan, seperti yang aku ceritakan diatas bahwa kawasan hutan di Jawa Timur luasnya hanya 28%, sementara kawasan diluar hutan memiliki peran yang besar dalam kerusakan DAS karena total luas kawasan diluar kawasan hutan mencapai 72%, sehingga sangat tidak adil jika banjir, tanah lonsor dan beberapa bencana lainnya disebabkan hanya karena buruknya pengelolaan hutan didalam kawasan.

Harapanku semoga cepat terwujud koordinator pengelola DAS agar setiap program dapat berjalan dengan baik dan masalah bencana-bencana dapat teratasi dengan baik, sehingga tidak pernah terdengar banjir, tanah longsor, sedimentasi tinggi dan lain sebagainya.

avatar
3 Comment threads
0 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
2 Comment authors
HanindiorosmikaSalah Satu Penyebab Kerusakan DAS di Jawa Timur : TuguPahlawan.Com Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest
Notify of
trackback

[…] Source : eSN Blog […]

rosmika
Guest
rosmika

wah..
bagus tulisannya..
saya boleh minta data tentang masalah koordniasi antar intansi terkait banyaknya masalah di das brantas?

thx….

Hanindio
Guest
Hanindio

Aku lagi penelitian tentang Wilayah dan Permasalahan DAS di Jawa Timur. Silakan hub.081334226248. Aku siap bantu semua yang aku punya.

Masalah Pengairan ini bukan masalah pemerintah tapi masalah kita jika kita mau hidup tenang….