Berbeda Itu Indah?

Surabaya – Beberapa hari ini aku banyak dibuat bingung kenapa setiap ada perbedaan pendapat selalu disikapi dengan kekerasan, kebencian dll, banyak sekali contoh yang bisa dipelajari dari sekitar, ketika beda paham dalam beragama pasti sudah ada yang mencap miring, itu baru dibidang agama? bagaimana dengan berbeda pendapat pada tempat kerja, berpolitik atau apalah?

Aku juga kadang bingung harus dimana aku belajar dengan baik untuk mensikapi perbedaan, aku melihat kyai sehebat Gus Dus aja masih sulit untuk bisa menerima perbedaan, buktinya PKB pecah menjadi dua kubu dengan tidak memberi pendidikan kepada bangsa ini untuk menyelesaikan dengan baik, dilingkunganku kerja juga ternyata masih sulit untuk bisa menerima perbedaan, baik itu pemikiran, suku, golongan, almamater dan masih banyak lagi.

Pola-pola pemikiran yang picik yang sering aku lihat dan kadang membuat aku jadi malas menjalani kehidupan ini, seolah apa yang aku lihat dan aku rasakan masih jauh dari idealnya sebuah kehidupan yang sempurna dimana perbedaan adalah hal biasa dan menyenangkan, tidakkah bangsa ini merdeka karena adanya perbedaan pemikiran yang semua mempunyai tujuan mulia, yaitu merdeka, tapi kenapa kita sekarang menjadi terpecah-pecah?

Dulu ketika aku masih SD sering mendengarkan apa itu yang dimaksud persatuan dan demokrasi dalam Pancasila, tapi apa yang bisa aku ambil dari pelajaran SD-ku itu sekarang? semua memberi aku contoh yang tidak menyenangkan dan membosankan. Kadang aku ingin berteriak bahwa perbedaan itu hal yang “wajar dan biasa”, tapi itulah hidup di negara dengan demokasi yang masih setengah hati.

avatar
  Subscribe  
Notify of