Penipuan Hadiah 6 Milyar 30 Tahun Avian Paint 2009

Sidoarjo – Tadi pagi (17/6/2009) selepas mengantar Ani, aku mendapatkan bungkusan plastik transparan yang dikasih Ibu ke aku, bungkusan itu ditaruh dipintu pagar depan rumah, setelah dibuka akupun hanya senyum karena disana tertulis Kepada Yth, Saudara /i Pemenang Hadiah Promo "6 Milyar 30 Tahun Avian Paint 2009", akupun coba untuk membaca dan meniliti dengan seksama dan akhirnya aku memutuskan kalau ini adalah penipuan.

Kenapa aku bisa menyatakan ini penipuan :

  1. Kalau memang hadiah ini sebesar 6 Milyar, masak surat pemberitahuan itu hasil print color biasa, kalau dilihat hasil cetakan printer canon yang sunguh tidak profesional.
  2. Dari cara pembungkusannya, kertas A4 dilipat menjadi 4 sehingga menjadi sebesar ukuran ATM besar dikit yang dibungkus plastik bungkus tempe 1/4 kiloan.
  3. Dalam bungkusan itu terdapat 3 lembar kertas, yang pertama surat pemberitahuan, brosur perhatian dan kartu sebesar ATM yang diprint dari kertas biasa kemudian dilaminating, dari ketiganya tersebut sama sekali tidak terlihat bahwa itu profesional, hasil cetakannyapun seperti aku pertama kali belajar corel dan photoshop dulu.
  4. Pada surat itu tertulis call center yaitu nomor bebas pulsa 08001077777 dan 08888623588, yang menjadi aneh adalah call center yang kedua yaitu yang digunakan nomor Fren, mana ada call center pakai nomor Fren, akupun memang sengaja tidak menghubungi walaupun hanya sekedar mencoba.
  5. Kalau memang ini serius pasti akan ada pemberitahuan lewat media masa, tapi ini aneh.

Akirnya sampailah pada kesimpulanku ini adalah BOHONG belakang, sekarang memang banyak cara yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab seperti ada kasus ini, aku kurang tahu kok pikiran yang punya ide ini cetek sekali, sehingga mengganggap ini akan menguntungkan.

Dulu aku pernah mendapat SMS mendapat hadiah dan agar menghubungi call center dengan nomor fren, akupun mencoba iseng dengan teman-teman kantor untuk menghubungi sampai aku buat marah si pembohong itu, diapun akhirnya memutuskan nomor telponya.

Dari kasus ini sebenarnya yang paling kasihan adalah PT. AVIA AVIAN yang menjadi korban, dari hasil komentar di situs Harian Surya juga banyak komentar yang senada dengan apa yang aku tulis ini, semoga cepat kepegang pelakunya.