Hasil Sementara Perjalanan ke KPH Madiun

OTW to Surabaya – Perjalanan dinasku kali ini ke KPH Madiun adalah untuk melakukan evalusi terhadap tanaman JPP (Jati Plus Perhutani) yang ada di KPH Madiun mulai tahun tanam 2002 – 2007. Dalam melakukan evalusi aku bersama petugas dari Puslitbang Cepu (Bpk. Purwanto).

Menyenangkan sekali melihat pertumbuhan JPP di KPH Madiun, ada yang pertumbuhannya bagus ada juga yang pertumbuhannya jelek. Di RPH Kemantren aku melihat pertumbuhan JPP sangat baik sekali, tanaman tahun 2006 pertumbuhan tinggi mencapai 8-9 meter. Tapi ada juga pertumbuhannya yang kurang bagus, tanaman tahun (2002) tinggi rata-rata hanya mencapai 4-5 meter saja.

Aku melihat pertumbuhan JPP sangat dipengaruhi oleh kondisi tempat tumbuh seperti bonita, ketebalan solum, humus, perawatan yang baik dan sesuai dengan standar. Karena jika ditanam sesuai dengan standar yang benar maka tanaman JPP diharapkan dapat dipanen pada umur 20 – 25 tahun dengan target volume berkisar antara 150 – 200 m3/ha.

Ada satu lagi yang menarik dari JPP yang berasal dari stek pucuk, yaitu dalam kondisi musim kemarau daun tetap hijau dan tidak menggugurkan daun seperti tanaman jati lainnya.

Semoga tanaman JPP yang menjadi harapan kedepen perusahaan dapat tumbuh dengan baik dan daurnya sesuai dengan yang diharapkan, yaitu 20 – 25 tahun.

avatar
  Subscribe  
Notify of