Akankah Golkar dan Hanura Menjadi Oposisi?

Madiun – Menyimak editorial di MetroTv pagi ini sangat menarik, yaitu apakah Golkar dan Hanura akan menjadi oposisi? Semalam juga aku melihat diskusi tentang rencana pemilihan ketua umum pada munas Golkar, isu yang beredar ada 2 kandidat (Aburizal Bakerie dan Surya Paloh) + 1 (Deddy), kenapa + 1 kok ridak 3 langsung karena menurut pengamat politik (lupa namanya) Deddy hanya mencoba-coba sementara 2 calon lainnya sudah lama dan memiliki pondasi yang kuat.

Ok kembali lagi ke oposisi, kalau kita melihat kekuatan di DPR maka koalisi Demokrat sudah mencapai 57% kursi di DPR, sementara PDIP dan Gerindra haya sekitar 21%, kalau Golkar menjadi oposisi maka kursi oposisi di DPR mencapai sekitar 43% dan ini akan menciptakan pemerintahan yang baik, begitu kata para pengamat politik.

Tapi semua kembali kepada Golkar dan Hanura, apakah mereka sanggup untuk beroposisi karena dalam sejarah Golkar dan Hanura (Hanura adalah pecahan Golkar) adalah partai yang selalu dekat dengan kekuasaan. Bahkan aku pernah membaca di detik, katanya Golkar akan bingung kalau menjadi oposisi.

Tapi kita tunggu aja apa yang akan dilakukan oleh ketua umum Golkar terpilih nanti, akan berkoalosi dengan pemerintahan atau mengikuti jejak PDIP dan Gerindra yang dari awal sudah mendeklarasikan jika kalah dalam pilpres akan menjadi oposisi di DPR.