At Alun-Alun Bojonegoro

0 0 vote
Article Rating

Bojonegoro – Sudah 1 bulan ini aku pindah dinas di Bojonegoro tepatnya di BKPH Temayang (26 Km dari Bojonegoro ke arah Nganjuk), dan baru kali ini aku sempatkan malam minggu untuk”hank out” di Alun-Alun Bojonegoro hanya untuk mencari suasana beda dari biasanya, lagian di Alun-Alun ini juga terdapat free WiFi dari Pemkab Bojonegoro.

Bojonegoro memang kota yang kecil, bahkan pusat perbelanjaan yang ada hanya Giant dan Bravo, itupun tidak terlalu rame, terlepas dari sepinya kota yang jelas aku harus bisa beradaptasi di kota ini, secara kultural masyarakatnya sama saja dengan masyarakat Jawa Timur pada umumnya, ramah dan sopan.

Aku memang belum menyusuri kota Bojonegoro secara menyeluruh, tapi yang jelas kotanya kecil sekali, bahkan beberapa teman mengatakan kalau kota Bojonegoro itu lebih kecil dibandingkan dengan kota Nganjuk (weleh…..).

Cari makanan yang sesuai dengan selera juga susah, tadi siang aku ingin sekali makan bakso, aku keliling-keliling dan akhirnya aku menemukan Bako Kepala Sapi judulnya tapi rasanya masih jauh dari banyanganku. Makanan andalan masih tetap nasi padang, sebenarnya tidak baik tapi apa boleh buat adanya itu yang aku suka.

Mencoba mencintai kota Bojonegoro dan Temayang, hope make happy my life….

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
8 Comments
Most Voted
Newest Oldest
Inline Feedbacks
View all comments
reinnopareno
reinnopareno
13 December 2009 09:12

salam kenal

tarom
tarom
18 December 2009 15:11

Mungkin bener bojonegoro adalah kota kecil, tp sekarang kayaknya jadi kekecilan, banyak fasilitas mulai di bangun.
sy sdh meninggalkan bojonegoro sejak th 1997, setiap tahun suasana jd berubah, tp yg penting biarlah bojonegoro tetep jd kota kecil yang lebih “MATOH” lagi.
I miss u bojonegoro.

tarom
tarom
20 November 2018 14:14

Mungkin bener bojonegoro adalah kota kecil, tp sekarang kayaknya jadi kekecilan, banyak fasilitas mulai di bangun.
sy sdh meninggalkan bojonegoro sejak th 1997, setiap tahun suasana jd berubah, tp yg penting biarlah bojonegoro tetep jd kota kecil yang lebih “MATOH” lagi.
I miss u bojonegoro.

reinnopareno
reinnopareno
20 November 2018 14:14

salam kenal